Monday, January 11, 2016

PERBANDINGAN EYEOS DENGAN OSV



MAKALAH
PERBANDINGAN EYEOS DENGAN OSV
SEBAGAI SISTEM OPERASI YANG BERJALAN PADA KOMPUTASI AWAN


Oleh :
Rizky Yudha Pramudhika (12043153)

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BHAYANGKARA
2016



KATA PENGANTAR

Puji Syukur Kehadirat Allah SWT yang telah memberikan ridho dan rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Pemrograman Aplikasi Cloud.
Pembuatan makalah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pembelajaran pemrograman aplikasi cloud dalam dunia teknologi informasi, khususnya bagi mahasiswa Teknik Informatika Universitas Bhayangkara di masa yang akan datang.
Dan tidak ada gading yang tak retak, penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penyusun menerima saran yang diberikan oleh pembaca, khususnya yang bersifat membangun, demi kesempurnaan penyusunan makalah di masa yang akan datang untuk memberikan manfaat yang lebih optimal.




BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Dalam perkembangan komputasi awan, banyak pembaruan yang muncul. Di antaranya pengembangan perangkat lunak sebagai layanan komputasi awan. Salah satu perangkat lunak dalam komputasi awan adalah system operasi. Sistem operasi inilah yang dapat menjalankan berbagai aplikasi untuk melakukan macam-macam pekerjaan.
Beberapa contoh system operasi yang berbasis komputasi awan adalah EyeOS dan OSv. Kedua sistem operasi yang berjalan pada komputasi awan ini memiliki berbagai perbedaan. Perbedaan pada kedua sistem operasi mempengaruhi cara mengoperasikan, langkah kerja sistem operasi, bagan sistem operasi dan struktur sistem informasi.
Berdasarkan latar belakang yang telah dibahas, judul dari makalah ini adalah “Perbandingan Eyeos Dengan Osv Sebagai Sistem Operasi Yang Berjalan Pada Komputasi Awan”.
1.2  EyeOS
EyeOS merupakan Cloud Operating System, yaitu sebuah desktop yang dapat digunakan seluruhnya melalui web browser. EyeOS merupakan sistem operasi berbasis web (cloud computing) yang bersifat open source. EyeOS dibuat dengan menggunakan script PHP sehingga aplikasi ini bersifat multi platform dan dijalankan menggunakan web browser. OS tersebut termasuk office suite dan beberapa aplications kolaborasi, serta framework untuk mengembangkan aplikasi web baru seolah-olah merupakan aplikasi desktop. Sifatnya gratis dan Open Source.
1.3  OSv
OSv adalah sistem operasi yang berfokus pada komputasi awan dan dirilis pada 16 September 2013. Ini adalah sistem operasi yang dibangun dengan tujuan khusus yaitu agar dapat berjalan pada virtual machine, sehingga tidak memerlukan driver untuk perangkat keras. OSv sangat ringan, hanya merupakan unikernel yang menjalankan aplikasi JAVA atau POSIX.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Bagan Sistem Informasi dan Kernel

Gambar 2.1 Bagan Sistem Informasi EyeOS
EyeOS adalah sistem informasi cloud yang berbasis web browser. EyeOS memiliki virtual desktop. Pada virtual desktop terdapat aplikasi, shared libraries, data dan layanan sistem. Selain itu juga terdapat kernel pada EyeOS yang terdapat dalam virtual desktop.
Kernel dari EyeOS sendiri merupakan microkernel. Mikrokernel adalah jumlah terendah perangkat lunak yang dapat menyediakan mekanisme yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan sebuah sistem operasi. Mekanisme ini termasuk low-level address space management, thread management, dan inter-process communication(IPC).
Jika perangkat keras menyediakan multiple ring atau CPU modes, microkernel mungkin satu-satunya perangkat lunak yang mengeksekusi hak istimewa tertinggi yang secara umum disebut sebagai supervisor atau  kernel mode.

Gambar 2.2 Sistem Operasi Berbasis Mikrokernel dan Monolithic Kernel
OSv merupakan sistem operasi yang berjalan pada virtual machine. Misalnya Java Virtual Machine(JVM). Platform yang menjalankan OSv diantaranya KVM, VMWare dan VirtualBox. OSv dapat dijalankan pula menggunakan virtual machine yang disediakan oleh Google Console maupun Amazon. OSv ini tidak mendukung multi-user ataupun proses, seluruhnya berjalan pada kernel address space. Menggunakan single address space mengurangi waktu yang diperlukan untuk pengoperasian berhubungan dengan context-switching.

Gambar 2.3 OSv Cloud Stack
OSv menggunakan monolithic kernel. Monolithic kernel adalah arsitektur sistem operasi yang bekerja pada kernel space dan berdiri sendiri pada supervisor mode. Model monolithic berbeda dengan arsitektur sistemo operasi lainnya yang mendefinisikan antarmuka virtual tingkat tinggi melebihi perangkat keras computer. Serangkaian panggilan sistem mengimplementasikan seluruh layanan sistem operasi seperti manajemen proses, concurrency, dan manajemen memori. Device driver dapat ditembahkan ke dalam kernel sebagai modul.
2.2 OS Virtual pada Java Virtual Machine
JVM merupakan perangkat lunak yang dikembangkan secara khusus agar terlepas dari ketergantungan atas perangkat keras serta sistem operasi tertentu. JVM menyediakan lingkungan kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi berbasis java serta mengotomatisasikan fitur-fitur seperti penanganan kesalahan. JVM umumnya didistribusikan bersama seperangkat pustaka dasar(basic libraries) yang mengimplementasikan antarmuka pemrograman java , Application Programming Interface(API) yang disebut dengan Java Runtime Environment(JRE).
Program yang dieksekusi oleh JVM merupakan program berbasis bytecode yang umumnya ditulis dan dikompilasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Java, namun saat ini bisa juga berasal dari bahasa pemrograman lain seperti: Jython (Python), Groovy, JRuby (Ruby).
Gambar 2.4 Diagram Arsitektur Java Virtual Machine
Sesuai dengan gambar 2.4 file sumber dari berbagai bahasa di-compile ke dalam Java bytecode menggunakan compiler seperti Javac dan Jython. Platform apapun yang mendukung JVM dapat menjalankan bytecode, dengan terlebih dahulu melalui pemverifikasi bytecode kemudian menginterpretasikan atau meng-compile bytecode tersebut ke kode mesin platform on-the-fly dengan JIT Compiler. Java API bersama dengan JVM dan JRE. Keduanya baik JVM dan API secara khas berjalan sebagai kode asli di atas sistem operasi platform.
2.3 Paket Aplikasi yang Didukung EyeOS dan OSv
2.3.1 EyeOS
EyeOS mendukung berbagai aplikasi, di antaranya :
1)             Kompatibilitas dengan berkas Microsoft Office dan OpenOffice
2)             File Manager dengan suara API baru.
3)             Aplikasi Word Processor
4)             Aplikasi Spreadsheet
5)             Aplikasi Presentation
6)             Address Book
7)             EyeMail(E-mail) dengan dukungan POP3 dan IMAP
8)             Antarmuka untuk perangkat mobile, termasuk IPhone
9)             Aplikasi Navigator(Penjelajah web)
EyeOS dilengkapi dengan eyeOS Toolkit, serangkaian pustaka(libraries) dan fungsi untuk mengembangkan aplikasi untuk eyeOS.Menggunakan sistem eyeOS yang terintegrasi berbasis Portage, sesuatu yang dapat membuat repositorinya sendiri untuk eyeOS dan mendistribusikan aplikasi melaluinya.
2.3.2 OSv
OSv dapat menjalankan aplikasi berikut :
1)             Cassandra, dengan bahasa Java, termasuk dalam osv-apps.
2)             Fsmark, termasuk dalam osv-apps.
3)             HAPProxy, berbahasa C, termasuk dalam osv-apps.
4)             Iperf, termasuk dalam osv-apps.
5)             Jetty, berbahasa Java, termasuk dalam osv-apps.
6)             Leveldb, termasuk dalam osv-apps.
7)             Memcahced, berbahasa C, termasuk dalam osv-apps.
8)             Mruby, termasuk dalam osv-apps.
9)             Netperf, termasuk dalam osv-apps.
10)         OpenJDK8, termasuk dalam osv-apps, capstan sebagai image dasar.
11)         Orion, berbahasa Java, tidak termasuk dalam osv-apps.
12)         Riemann, berbahasa Clojure(JVM), capstan tersedia.
13)         Rogue, termasuk osv-apps.
14)         SpecJVM, termasuk osv-apps.
15)         SQLite, termasuk dalam osv-apps.
16)         Tomcat, termasuk dalam osv-apps.
2.4 Perbandingan EyeOS dan OSv
EyeOS dan OSv merupakan sistem operasi Cloud yang bersifat gratis dan Open Source. Keduanya dapat diunduh dan digunakan secara gratis. Tetapi terdapat kelebihan dan kekurangan pada kedua sistem operasi tersebut.
EyeOS dapat dengan mudah dijalankan pada web browser, karena eyeOS menggunakan bahasa PHP dalam pemrogramannya, sehingga tidak terlalu sulit untuk digunakan. Pengguna hanya perlu menggunakan jaringan internet untuk menjalankan eyeOS. Meskipun begitu eyeOS sudah dapat digunakan untuk mengerjakan tugas menggunakan Word Processor, Spreadsheet, dan Presentation.
OSv memerlukan Virtual Machine untuk menjalakannya. Misalnya KVM, VMWare, maupun VirtualBox. Untuk menginstall OSv diperlukan langkah-langkah yang cukup rumit. Karena banyak aplikasi yang harus diinstal agar OSv dapat bekerja. Diantaranya Go Apps dan Git. Tetapi dalam OSv mendukung berbagai paket aplikasi. Sehingga OSv lebih memiliki banyak fungsi daripada eyeOS.
2.5 Contoh EyeOS dan OSv
Berikut adalah beberapa contoh tampilan pada eyeOS dan OSv.
2.5.1 EyeOS
1) Tampilan instalasi eyeOS,


Gambar 2.5 Instal eyeOS
2) Tampilan mendaftarkan pengguna eyeOS,
Gambar 2.6 Add User
3) Tampilan desktop eyeOS,
Gambar 2.7 Desktop
4) Tampilan pengaturan eyeOS,
Gambar 2.8 Preference
5) Tampilan File Manager,

Gambar 2.9 File Manager
6) Tampilan aplikasi Calendar,

Gambar 2.10 Calendar
7) Tampilan aplikasi Word Processor,
Gambar 2.11 Word Processor
8) Tampilan aplikasi Spreadsheet,
Gambar 2.12 Spreadsheet
9) Tampilan aplikasi Presentation,
Gambar 2.13 Presentation

2.5.2 OSv
Berikut adalah beberapa contoh tampilan OSv.
1)   Tampilan Main Tab Dashboard OSv, menampilkan Memory dan CPU.
Gambar 2.14 Main Tab
2)   Tampilan Thread Tab dengan visualisasi interaktif status thread dan penggunaan thread.
Gambar 2.15 Threads Tab
3)   Tampilan Trace Tab, dengan frekuensi masing-masing titik trace.


Gambar 2.16 Traces Tab
4)   Tampilan tab JVM, menunjukkan informasi dasar JVM seperti memory dan GC, dalam kasus menggunakan basis Java.
Gambar 2.17 JVM Tab
5)   Tampilan tab Cassandra, menunjukkan informasi yang relevan dengan sebagian penerapan.
Gambar 2.18 Cassandra Tab


BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pemrograman Aplikasi Cloud, maka dilakukanlah percobaan terhadap eyeOS dan OSv. Dari percobaan yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan sebagai berikut :
1)        EyeOS dan OSv merupakan sistem operasi yang berjalan pada komputasi awan sehingga dapat diakses di mana saja.
2)        Masing-masing dari eyeOS dan OSv memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda, sehingga pengguna harus lebih teliti memilih sistem operasi yang akan digunakan.
3)        Untuk OSv sendiri, belum diketahui penggunaan lebih lanjut, karena dalam proses instalasi mengalami kesulitan yang cukup merepotkan.

No comments:

Post a Comment